Bioskopan

Home / Film Indonesia / Ayo nonton bareng film “Sang Penari”

Ayo nonton bareng film “Sang Penari”

bioskopan-pemutaran-film-bali

SANG PENARI (The Dancer)
2011/ Color/ 111 menit/ Indonesian/ Digital/ 18+

Donasi Rp. 20.000,-

Jadwal tayang :
Jumat, 4 November 2016, jam 15.00/19.00/21.00
Jumat, 11 November 2016, jam 15.00/19.00/21.00

Tempat: Warung Bejubels
Jl Teuku Umar no 231B
Diskon 10% all items untuk semua F&B bagi pemegang tiket Bioskopan berlaku untuk hari yang sama dengan jadwal nonton.

Sutradara: Ifa Isfansyah
Penulis Skenario: Salman Aristo, Shanty Harmayn, Ifa Isfansyah
Diangkat dari Novel Karya: Ahmad Tohari
Produser: Shanty Harmayn
Rumah Produksi: Salto Film

Sinematografer: Yadi Sugandi
Penata Musik: Titi Sjuman, Wong Aksan
Editor: Rachmad Supriyanto
Pemain: Prisia Nasution, Dewi Irawan, Oka Antara,
Slamet Rahardjo, Landung Simatupang, Hendro Djarot, Happy Salma
Teuku Rifnu Wikana, Tio Pakusadewo, Lukman Sardi

Sinopsis:
Tahunnya 1966. Udara masih tegang oleh sebuah kekacauan politik yang
mengguncang Indonesia. Warga Dukuh Paruk meyakini bahwa kehadiran seorang penari ronggeng di dukuh mereka artinya akan membawa kemakmuran bagi desa. Keyakinan ini juga yang dipercayai oleh Srintil, tetapi ditentang habis oleh Rasus karena salah satu peran yang harus dijalani seorang ronggeng adalah menjaga keseimbangan kehidupan seksual warga desa dengan cara tidur bersama warga laki-laki manapun yang mampu membayar mahal.

Namun begitu, Rasus mencoba mengerti ambisi Srintil yang sangat mendarah
daging ini. Srintil ingin memperbaiki reputasi keluarganya setelah insiden tempe bongkrek yang membuat ia dan keluarganya dianggap sebagai pembawa sial. Ketegangan politik negara semakin memuncak, ketika dua ideologi besar berbenturan; kapitalisme dan komunisme. Sementara itu, Rasus mulai meniti karirnya sebagai tentara dan Srintil semakin nyaman dalam statusnya sebagai seorang ronggeng. Kemudian, pecahlah peristiwa berdarah tahun 1965. Rasus terjebak dalam dilemma pilihan antara kesetiaannya kepada militer dan cintanya kepada Srintil.

Tentang Sutradara:
Ifa Isfansyah adalah sutradara kelahiran Yogyakarta tahun 1979 yang menempuh pendidikan di Institut Seni Inonesia, Yogyakarta. Sebelum memproduksi film Garuda Di Dadaku sebagai film panjang perdananya, ia banyak memproduksi film pendek dan mendapat penghargaan di berbagai festival film. Ifa memperoleh empat Piala Citra untuk film Sang Penari sebagai Sutradara Terbaik tahun 2011 dan juga film Siti yang ia produseri memenangkan Film Terbaik di Festival Film Indonesia tahun 2015

Festival dan Penghargaan:
– Pemenang Piala Citra untuk Film Terbaik Festival Film Indonesia 2011
– Pemenang Piala Citra untuk Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2011
– Pemenang Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Indonesia 2011
– Pemenang Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Festival Film Indonesia 2011
– Nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2011
– Nominasi Skenario Terbaik Festival Film Indonesia 2011
– Nominasi Sinematografi Terbaik Festival Film Indonesia 2011
– Nominasi Penata Artistik Terbaik Festival Film Indonesia 2011
– Nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2011

Filmografi:

1. Mayar (Sutradara, 2002)
2. Air Mata Surga (Sutradara, 2003)
3. Harap Tenang Ada Ujian! (Sutradara, 2006)
4. Setengah Sendok Teh (Sutradara, 2007)
5. Garuda Di Dadaku (Sutradara, 2009)
6. Belkibolang, segmen Percakapan Ini (Sutradara, 2011)
7. Sang Penari (Sutradara, 2011)
8. Ambilkan Bulan (Sutradara, 2012)
9. Rumah Dan Musim Hujan (Sutradara, 2013)
10. 9 Summers 10 Autumns (Sutradara, 2013)
11. Pendekar Tongkat Emas (Sutradara, 2014)
12. Siti (Produser, 2014)

Follow and Mentions

>> <<