Bioskopan

Home / Film Indonesia / 22 Juli 2017: Film Turah di Rumah Film Sangkarsa

22 Juli 2017: Film Turah di Rumah Film Sangkarsa

Turah adalah film drama Indonesia berbahasa Tegal produksi Fourcolours Films tahun 2016. Disutradarai oleh Wicaksono Wisnu Legowo, diproduseri oleh Ifa Isfansyah. Turah menceritakan tentang kehidupan masyarakat Kampung Tirang di Kota Tegal yang mengalami isolasi selama bertahun-tahun yang kemudian memunculkan berbagai problema. Tahun 2016, film ini memenangi 3 kategori sekaligus; Geber Award dan Netpac Award dalam Jogja-Netpac Asian Film Festival. Sedangkan kategori Asian Feature Film Special Mention diraih dalam Singapore International Film Festival.

Turah Film

TURAH

82menit/Drama/Indonesia/2016/13+
Bahasa Tegal dengan subteks Bahasa Inggris
Produksi: Fourcolors Films
Produser: Ifa Isfansyah
Sutradara: Wicaksono Wisnu Legowo
Pemain: Ubaidillah Slamet Ambari Yono Daryono Rudi Iteng Firman Hadi Narti Diono Bontot Sukandar

TEMPAT :

Rumah Film Sangkarsa
Jl, Raya Seririt Km 13.2 – Buleleng.
Info: 0812.3760.4789

WAKTU:

Sabtu, 22 Juli 2017 – pukul 19.30
Donasi: Rp. 25.000,- [langsung dilokasi pemutaran]

SINOPSIS
Kerasnya persaingan hidup menyisakan orang-orang kalah di Kampung Tirang. Mereka dijangkiti pesimisme dan diliputi perasaan takut. Terutama kepada Darso, juragan kaya yang telah memberi mereka ‘kehidupan’. Pakel, sarjana penjilat di lingkaran Darso dengan pintar membuat warga kampung makin bermental kerdil. Situasi tersebut memudahkannya untuk terus mengeruk keuntungan. Setitik optimisme dan harapan untuk lepas dari kehidupan tanpa daya hadir pada diri Turah dan Jadag. Peristiwa-peristiwa terjadi, mendorong Turah dan Jadag untuk melawan rasa takut yang sudah akut dan meloloskan diri dari narasi penuh kelicikan. Ini adalah usaha sekuat daya dari mereka, orang-orang di Kampung Tirang, agar mereka tidak lagi menjadi manusia kalah, manusia sisa-sisa.

Profil Sutradara:
Wicaksono Wisnu Legowo, Lahir di Tegal, Jawa Tengah, 26 Desember 1983.
Menyelesaikan studinya di Fakultas Film & Televisi Institut Kesenian Jakarta tahun 2011 dengan minat utama Penyutradaraan. Film pendek pertamanya sebagai sutradara, Tobong, mendapat Penghargaan Spesial dari Dewan Juri Festival Film Indonesia 2006. Film pendek yang disutradarai antara lain; Ibu dan Anak-anakku nominator Film Pendek Terbaik Festival Film Indonesia 2008, Seragam Merah Putih, Kisun Kusut, Kita Harus Menang juga beberapa film pendek yang diproduksi Pemerintah Daerah Kota Tegal seperti Berkah Centong, Ikan.

Penghargaan:
Asian Feature Film Special Mention – Singapore International Film Festival 2016
Geber Award – Jogja NETPAC Film Festival 2016
NETPAC Award – Jogja NETPAC Film Festival 2016

kolektif film

Follow and Mentions

>> <<